Bingung juga mau isi apa dalam post kali ini. karna postingan ini sengaja
dibuat untuk melengkapi persyaratan dr Abang-Kakak senior gua untuk ospek maba
FT USU selain rambut BOTAK. alasannya disuruh bikin postingan ini sih
sederhana,
"ini bertujuan agar klen melek teknologi
dan rajin menulis dan membaca
dengan klen bermain blog....", gitu lah kurang lebih komentar abang Fakhrin
Aqran di facebook.
Haha.. Isi
postingan ini terbagi dua. Pertama,tentang alasan milih teknik sipil.
Kedua,tentang usaha yg gue lakuin buat masuk teknik sipil.
oke, kita
mulai *HalahHalah :D
1. Alasan masuk teknik sipil dan apa yg saya ketahui tentang teknik sipil
Saya punya beberapa alasan kenapa saya milih FT Sipil USU.
Pertama, karna menurut saya fakultas ini lebih keren dari fakultas yg lain.
bukannya mau sombong, namanya aja uda TEKNIK,uda pasti nantinya tiap orang
keluaran dari situ dibekali dengan skill yg tinggi. ya gak? iya lah :D Apalagi
kalo namanya Teknik Sipil. Karna teknik sipil jelas mencakup ruang lingkup yg
lebih luas dibanding fakultas lainnya. Bandingin aja sama Kedokteran,yg mungkin
hanya memiliki ruang lingkup di Biologi dan Kimia saja. Kalo teknik sipil beda.
Teknik sipil mencakup bidang pengetahuan yg banyak seperti matematika, fisika,
kimia, biologi, geologi, lingkungan hingga komputer. Keren kan? Keren lah :D
Kedua, Kuliah dalam fakultas Teknik Sipil emang uda jadi keinginan saya dari
SMP. Walaupun dulu ngelanjutnya ke SMA bukan ke SMK. Teknik sipil jadi
keinginanku semenjak aku menyadari prospek menjadi orang teknik sipil ini
sangat bagus. Para insinyur-insinyur teknik sipil akan terus terpakai oleh
seluruh negara yg ingin berkembang selama bumi belum kiamat. Karna yang namanya
pembangunan di dunia ini gk akan ada habisnya. Ya gak? Iya lah :D Apalagi
indonesia sebagai negara berkembang, yang mencakup beribu-ribu pulau dan sangat
luas. Jadi mestinya negara ini masih memerlukan bidang profesi teknik sipil.
Ketiga, Sebagai warga negara yang mencintai negaranya, saya ingin membuat
indonesia maju di bidang pembangunannya nanti melalui kreatifitas yg akan saya
timba di USU, biar kita berkembang sehingga dapat bersaing dan menjadi patokan
pembangunan dunia. Halah halaah :D
Keempat, ingin ngikutin profesi Ayah sebagai seorang kontraktor handal
apa yang saya ketahui tentang Teknik Sipil? Setau saya, bidang pendidikan
teknik sipil di Indonesia sebagian besar masih berkutat pada bidang pengajaran
saja. Tepatnya adalah mencetak ijazah sarjana teknik sipil. Bidang lain,
seperti riset, publikasi, kelihatannya masih jarang. Itu pula yang menyebabkan,
meskipun kelihatannya di negeri ini pendidikan teknik sipil menjamur, tetapi
kemajuan bidang teknik sipil tidak signifikan. Jika ada, umumnya karena ada
pengaruh dari luar. Mau tahu, itu proyek jembatan Suramadu, perencananya bukan
dari lokal lho, itu dari China, meskipun pelaksananya lokal (PT. Waskita dan
teman-teman), juga itu jembatan layang di Bandung, perencananya dari Eropa lho,
Itali kalau tidak salah.
Selain fakta
tentang pembangunan yang masih melibatkan orang luar, itu bisa karena belum
berkemampuan, atau juga belum berkemauan.
2. Usaha masuk Teknik sipil
seperti yg saya bilang di atas,saya sudah berkeinginan masuk Teknik Sipil sejak
SMP. Sejak dari itu saya tidak pernah menganggap remeh setiap pelajaran. Saya selalu
berusaha mendapatkan nilai yg terbaik dengan segala cara. Yap,benar dengan
segala cara,termasuk mencontek :D waktu SMA,sebenarnya saya telah mendapat
rekomendasi untuk ikut jalur undangan. 2 fakultas yg saya pilih untuk jalur
undangan adalah teknik sipil USU dan teknik sipil UNAND. Namun apalah
daya,keadaan ekonomi saat itu tidak memungkinkan saya mengikuti persyaratan
ujian yg diharuskan membayar uang pendaftaran walau hanya 175 ribu rupiah. Karna
keluargaku bukan lah keluarga yg “berada”. Keputus-asaan sempat melanda pikiran
ku saat setiap kawanku bertanya kenapa saya gk ngikutin jalur undangan. Tak mau
kejadian terulang,aku mulai menghemat dalam penggunaan rupiah demi rupiah agar bisa mengikuti jalur SNMPTN.
Satu hal lagi yg selalu membebani pikiranku adalah menyadari
fakta bahwa saya tidak ada mengikuti les bimbingan di luar waktu sekolah sebagai
tambahan ilmu seperti yg lainnya. Namun keinginan membahagiakan orang tua ku
terlalu kuat untuk takluk oleh hal seperti itu. Dengan bermodal buku Soal-Soal
SNMPTN 5 tahun bekas yg ku beli di titi gantung aku belajar. Dalam waktu kurang
lebih 3 minggu, buku setebal 288 halaman itu habis ku lahap. merasa telah siap
bersaing dalam ujian SNMPTN,ku kemas hari pertama ujian dengan sholat subuh. Dengan
harapan,Allah memberi kemudahan bagiku dalam mengerjakan soal.
tanggal 6 juli 2012, saat saya diberi tahu oleh teman saya bahwa pengumuman
sudah keluar, ku buka internet dan memasukkan nomor pendaftaran serta tanggal
lahir pd website resmi SNMPTN. Kata “SELAMAT” membuatku Loncat dari tempat
dudukku karna saya langsung berasumsi bahwa saya di terima di salah satu PTN
favoritku. Karena 2 pilihan yg saya isi saat SNMPTN adalah Arsitektur UI dan
teknik sipil USU. Masuk yg mana saja pun sudah hebat. Hahaa.. aku di terima di
teknik sipil USU. Senyuman bangga kedua orang tua ku membuatku berdebar,aku
merasa telah memberikan sesuatu yg amazing. Karna aku mengerti bagaimana
perasaan ibuku saat teman-temannya yg anaknya adalah temanku sekelas,seperti
meng-anggarkan anaknya yg les.
inilah sekilas dariku tentang usaha masuk teknik sipil. Segala kekurangan yg
ada,saya mohon maaf. Karena sesungguhnya sempurna itu hanya milik Allah,dan
andra and the backbone. Hehe..